Berita  

Konflik agraria dan perjuangan petani dalam mempertahankan lahan

Tanahku Harga Mati: Perjuangan Petani di Tengah Badai Konflik Agraria

Konflik agraria adalah potret abadi pertarungan antara hak rakyat atas tanah dan kepentingan modal. Di balik gemerlap pembangunan dan investasi, tersimpan kisah getir perjuangan petani dan masyarakat adat yang berupaya mati-matian mempertahankan sejengkal tanah mereka dari cengkeraman korporasi, proyek infrastruktur raksasa, atau bahkan klaim sepihak.

Akar Masalah dan Dampaknya
Akar konflik agraria seringkali kompleks: tumpang tindih izin konsesi, ekspansi perkebunan monokultur (sawit, HTI), pertambangan, hingga pembangunan properti dan infrastruktur yang menggusur. Kebijakan yang bias kepentingan ekonomi besar dan kurangnya pengakuan hak ulayat atau hak-hak petani kecil memperparah situasi.

Dampaknya fatal bagi petani: penggusuran paksa, kehilangan mata pencarian, kemiskinan ekstrem, hilangnya identitas budaya, hingga kriminalisasi saat mereka mencoba melawan. Tanah bukan sekadar aset, melainkan sumber kehidupan, warisan leluhur, dan fondasi eksistensi mereka.

Semangat Perlawanan yang Tak Padam
Namun, di tengah badai tekanan dan intimidasi, semangat perlawanan petani tak pernah padam. Mereka bersatu, membentuk organisasi, melakukan aksi protes damai, advokasi ke berbagai pihak, hingga menempuh jalur hukum. Solidaritas dari berbagai elemen masyarakat sipil, mahasiswa, dan aktivis menjadi suntikan kekuatan dalam perjuangan yang seringkali tidak seimbang ini.

Perjuangan petani bukan hanya tentang sebidang tanah, melainkan seruan lantang untuk keadilan sosial, pengakuan hak-hak dasar, dan pelaksanaan reforma agraria sejati yang berpihak pada rakyat kecil. Mendukung perjuangan mereka berarti mendukung kedaulatan pangan, keadilan agraria, dan masa depan yang lebih adil bagi bangsa. Konflik agraria adalah cerminan kegagalan negara melindungi rakyatnya, dan perjuangan petani adalah pengingat bahwa keadilan harus terus diperjuangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *